Judul : Pangkal Masalah Kenapa Kebaktian Umat Kristen di Sabuga Dihentikan
link : Pangkal Masalah Kenapa Kebaktian Umat Kristen di Sabuga Dihentikan
Pangkal Masalah Kenapa Kebaktian Umat Kristen di Sabuga Dihentikan
Pangkal Masalah Kenapa Kebaktian Umat Kristen di Sabuga Dihentikan
Massa Pembela Ahlus Sunnah memprotes acara kebaktian di Gedung Sabuga, Bandung (ISTIMEWA)
TrendingIndonesia.id , Jakarta – Pembubaran acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari Kota Bandung dengan Pendeta Stephen Tong oleh sejumlah massa yang menamakan dirinya Pembela Ahlus Sunnah (PAS) menimbulkan polemik di masyarakat Indonesia.
Kepada Kriminalitas.com, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus memberikan penjelasan sekaligus klarifikasinya.
“Pertama-tama saya ingin menegaskan bahwa ini bukan pembubaran, tapi interupsi ormas,” ujarnya ketika dihubungi Kriminalitas.com, Rabu (7/12/2016).
Ia melanjutkan, awalnya ormas PAS menyangka kegiatan ibadah yang tidak dilakukan di gedung gereja tersebut rutin digelar di gedung Sabuga. Padahal ibadah tersebut hanya dilakukan dalam rangka jelang perayaan Natal 2016.
“Setelah itu kami lakukan mediasi agar tidak timbul salah sangka. Lalu KKR sesi siang bisa dilanjutkan,” lanjutnya.
Namun ternyata acara KKR tersebut belum selesai hingga malam hari. “Inilah awalnya yang membuat ormas PAS menanyakan soal perizinan peminjaman gedung,” paparnya.
Yusri melanjutkan, karena terjadi interupsi lagi maka kedua belah pihak kembali melakukan mediasi dan didapatkan kesepakatan dari pihak penyelenggara KKR untuk menghentikan acara.
“Akhirnya baik jemaat dan anggota ormas mau membubarkan diri dengan tertib,” pungkasnya.(kriminalitas)
Demikianlah Artikel Pangkal Masalah Kenapa Kebaktian Umat Kristen di Sabuga Dihentikan
Anda sekarang membaca artikel Pangkal Masalah Kenapa Kebaktian Umat Kristen di Sabuga Dihentikan dengan alamat link https://trendsid.blogspot.com/2016/12/pangkal-masalah-kenapa-kebaktian-umat.html
0 Response to "Pangkal Masalah Kenapa Kebaktian Umat Kristen di Sabuga Dihentikan "
Post a Comment